Parade foto : NauDayZid

parade foto biasanya saya post di tumblr, tapi kali ini mood saya ingin bergambar ria di blog.
Dan sasaran kali ini adalah, ketiga sobat saya Dayday(nandika), Yazid, dan naufal. (jadi mau nangis. anak~~~!! lupakan.).


Dayday, yazid, naufal





Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Beberapa boneka

Ini adalah beberapa karya flanel yang saya ciptakan saat tinggal di Pare.
Tentu saja untuk teman-teman

untui Dion dan Yazid (tupai dan pinguin :3)



serta singa dan panther

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Dear best friends, thanks, for being you

Post terakhir untuk malam ini, adalah didedikasikan untuk teman-teman.

Konsultasi tentang tes bakat yang kami ikuti sekitar minggu lalu akhirnya bisa dilakukan siang tadi. Kami yang mengikuti kelas fisika sebelumnya mengalami keterlambatan yang akhirnya tidak mendapatkan isi program yang lengkap, tapi syukurnya kak Cipto yang tidak lain adalah jantung program ini masih ada di ruangan untuk menjelaskan bagaimana diri kami.
Dan blaa blaa blaa, selesai.

Intiya adalah, sekali lagi saya merasa kagum dengan ciptaan-Nya yang telah memberikan warna unik berbeda pada tiap diri manusia. Tidak ada yang 'begitu-begitu saja'. Dan teman-teman saya, mereka masuk kedaftar "warna pelangi terindah di hidup maghfi". Agak melebih-lebihkan mungkin, tapi memang begitu adanya didalam pandangan saya.

Guys, thanks. For being you.

Selamat malam, salam hangat

"Thanks For Being You
Thanks for giving me joys and smiles
Thanks for sharing my trouble's pile

Thanks for wipeing the tears of my eye
Thanks for showing me the glad view of sky

Thanks for lending me your shoulders to lean
Thanks for giving my words a proper mean

Thanks for telling me the value of life
Thanks for showing me the rules to survive

Thanks for lending me the sympathetic ears
Thanks for showing how much you care

From all this what I mean in the end
Is thanks for being my special friend. "
- Seema Chowdhury

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Still Banci

Tadi siang/sore ayah sedang gonta-ganti channel dan berakhir di salah satu stasiun TV yang sedang memutar salah satu pembuatan MV boyband korea yang rambutnya warna-warni lurus kurang jelas seperti pelangi gagal. Dan tanggapan ayah masih sama, masih banci. hahahahaha tapi harus saya akui, yang ini benar-benar seperti banci (tapi saya rasa ada yang lebih banci). Saya juga baru menyukai k-pop belum lama ini (:baca "JOJO!!"), dan hanya menetapkan hati hanya pada SHINee. Terkadang shinee juga terlihat sedikit... cantik. Tapi entah kenapa kalau yang bersangkut paut dengan shinee saya bisa melonggarkan kritikan atau apapun yang buruk (tidak adil. kenyataan.).
Jadi karena fans, saya melihat shinee dengan sisi positif (bukan kah memang selalu begitu? :))

baiklah kalau begitu, post kali ini hanya hal lewat. boleh diresapi dan tak ada larangan untuk tidak meresapi. lupakan.

Selamat malam, salam banci-- err, maksud saya, salam shinee (lebih menyenangkan. setidaknya untuk saya sendiri)

p.s.
sepertinya ayah tertarik dengan chocolate body butter yang sedang diberitakan di KBS WORLD sekarang.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Iri

Gue iseng-iseng baca-baca timeline Raditya Dika dan tertarik untuk peratama kalinya masuk ke blog beliau yang http://radityadika.com/
dan setelah membaca terus dan terus, kesimpulannya adalah.. iri.
Dia memang punya bakat nulis yang ngebuat pembacanya ikut masuk ke dunianya (apalagi ada banyak foto). Semoga iri nya gue bisa jadi pemicu untuk bisa nulis lebih baik dan lebih seru lagi.

Oya omong-omong tadi setelah kelas fisika dirumah dayday gue dan teman-teman pergi ke tempat bimbel untuk konsultasi hasil tes bakat yang kami ikuti di minggu sebelumnya.
Setelah mengantri dengan teman-teman yang lain, giliran gue akhirnya tiba. Dan bahagianya kata kak Cipto (konsultan nya) gue ada bakat (atau apa gitu dibilangnya) untuk menulis. Yahaaa~
Semoga memang bisa berkembang level nya maupun spirit untuk nulisnya sendiri.

Tadi makan malam bersama dua anggota wiratmoko dengan oat meal dengan madu serta telur kampung 2 butir. Ternyata makan malam tanpa nasi gak seburuk yang gue kira.

Barusan ada buku jatuh, dan itu cuma karena angin. WAHAHAHAHA setidaknya anggap saja begitu. tenang, tidak se horror yang dikira.

Selamat malam, salam gandum

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ketika mbak tidak lagi berkuasa

Sudah lumayan lama setelah kepulangan saya dari pare rumah kami mendapat perubahan yang lumayan besar. Mbak khadimat tak ada lagi. Well sebenarnya ayah sudah cerita sebelum kami pulang bahwa mbak sudah pulang ke kampungnya dan kali ini ayah mau mencoba untuk memandirikan kami dan ayah sendiri lagi dengan tidak merekrut another mbak. Tak ada makanan tersedia di jam makan, tak ada "pulang dari luar kamar sudah rapih dengan sendirinya", tak ada baju terlipat rapih dengan instant-nya di lemari. Untuk lantai bersih ya.. pak kisman (driver keluarga kami yang tersetia sejak dahulu kala saat ody datang ke dunia. terimakasih banyak atas segalanya) suka bantu kami dalam hal tersebut (ingat, bukan 'kadang-kadang' juga lho ya :P). Tetapi keputusan ayah tetap kami harus bekerja. Keputusan ayah memang tepat untuk mengajarkan kemandirian, masalahnya adalah kemalasan.
Kami memang sudah lumayan lama tinggal tanpa fasilitas yang seperti biasa kami dapatkan di rumah sendiri saat di Pare, tetapi saat sudah masuk rumah, cara berfikir 'sudah masuk ke zona nyaman' kembali merasuki otak. dan itu masalah. walhasil sering kali baju-baju yang belum disetrika bertumpuk. Kalau soal cuci-cuci dan jemur-jemur sih bukan masalah berat, cuci tinggal masukan kedalam mesin cuci (terimakasih perkembangan teknologi). Yaa, masih pekerjaan yang lumayan bersahabat lah (walaupun seharusnya laki-laki yang mengerjakan ini. Hai calon istri semua, jangan lupa meminta suami kita untuk ikut bantu mencuci ya nanti. saya serius). Sedangkan jemur-menjemur tidak memakan waktu yang banyak. Tapi kalau menyetrika... puh..

Bunda sering berkata bahwa bunda sangat merasa bersalah membiarkan kami terlalu lama bersantai didalam zona nyaman, dan kami ikut bersalah belum memiliki kepekaan untuk 'keluar'. Bunda juga bercerita bahwa dulu, sebelum bunda dekat dengan parenting dan seluruh hal tentang pengasuhan anak, seperti layaknya kebanyakan orangtua yang beranggapan, bahwa menjadikan semua periode umur buah hatinya harus dijadikan raja adalah keputusan yang tepat, tapi sekarang karena sudah punya ilmunya, ya harus meluruskan. Dan sungguh saya mengerti, itu tantangan yang tidak semudah berkedip. Semestinya juga saya, ody, kami berdua (karena kakak masih di syria) untuk meluruskan kegiatan yang seharusnya dikerjakan dengan rutin ini. Bunda sedang memipin travel untuk umrah ++ yang bunda sendiri dirikan sekarang, jadi yang benar-benar memegang tanggung jawab tugas rumah sebenarnya memang kami berdua..
Saya sering baca di komik-komik yang isi ceritanya banyak anak perempuan mandiri yang selalu mengerjakan urusan rumah. Sedangkan disini, ayah yang harus ke kantor besok pagi malah harus tetap menyetrika pakaiannnya sendiri. (Saya.. merasa.. berdosa T_T).
Wah, iri ya punya kemauan sendiri yang sangat mulia itu T_T *spot light menyinari tokoh komik, dikelilingi malaikat-malaikat bayi pakai selendang, dan choir nada C-E-G-C-E-G*

Saya sungguh iri dengan teman-teman yang sudah bisa membantu pekerjaan rumahnya dari dulu. Benar-benar mengharapkan bisa mendapatkan seni mengurus rumah seperti mereka..
Sekarang ini banyak-- eh, bukan. SANGAT banyak keluarga mampu yang selalu menyerahkan kekuasaan beres-membereskan rumah kepada mbak-mbak khadimat yang tanpa sadar telah membuat anak-anak mereka terlena berlama-lama. Kalau anaknya masih dalam period kurang lebih 7 tahun sih masih maklum, tetapi kalau remaja.. memang sudah seharusnya belajar untuk melakukan banyak hal sendiri. Sekarang kata 'pembantu' sudah tidak dalam arti sebenarnya lagi. Yang pertama, banyak orang yang melupakan jasa profesi tersebut dan memberikan apresiasi yang menyedihkan. Dan kedua, kata itu telah disalahgunakan. Bukannya 'membantu', melainkan 'mengerjakan semuanya'.

Terlalu banyak kalimat "udah udah, biar mbak aja yang kerjain". Terlalu sering keluar kalimat "mbaak, ambilin ini", "mbaak kerjain ini", segala hal "mbaaaak!" tanpa "tolong" yang juga memperdengarkan nada 'kekuasaan' menyebalkan kepada mbak.
Terlalu banyak kita yang remaja tenggelam dalam kesenangan-kesenangan yang instant tersedia didepan mata tanpa menciptakan area pelatihan dalam diri. Kita, saya, seringkali lupa bahwa tidak ada yang tahu apakah dimasa depan kelak kita bisa menikmati segala fasilitas yang diberikan mbak, atau akan mendapatkan peran yang harus bisa mengerjakan banyak pekerjaan yang sebelumnya kita anggap sepele itu.
Kebanyakan generasi lama sudah berdecak dengan pemandangan generasi sekarang yang sudah bergelimpang dan bertunangan dengan gadget lalu lupa akan peran mereka dimasa depan yang akan berkeluarga.
Dan saya, benar-benar ingin menyeimbangkan segalanya. Kadar tepat, timbangan yang sempurna untuk melakukan kesenangan sendiri dan juga tugas rumah (tidak lupa juga jam-jam istirahat spiritual ;shalat, qur'an, dzikir).

Percayalah, saya membuat ini bukan untuk menyindir satu orang atau siapa lah, ini untuk semua dan tentu saja, seorang maghfi itu sendiri. Karena saya dulu juga pernah bergantung dengan kekuasaan beres-beres mbak, dan sekarang PR baru saya bukan hanya biologi, matematika ataupun bahasa indonesia saja, melainkan pembiasaan diri untuk bergerak lebih banyak dalam tugas rumah.
Ada saatnya ketika status yang kita tulis di maya bukan hanya " @ the mall" atau "busy playing", sekarang harus ada juga "busy moppin floors" atau "away. washin dishes" dan lain-lain :)

Sekarang kekuasaan beres-beberes mbak tanpa upacara apapun telah diserahkan pada kami, dan saya, ody, kami berdua akan berusaha semampu mungkin. Juga berharap mendapatkan role model sempurna atau sensei yang tepat dalam hal ini (kami menerima saran dan tips). Begitu juga harapan saya untuk teman-teman remaja lainnya. Saya tahu diumur kita sekarang ini kegiatan pasti sedang memuncak. Belajar dan kebutuhan main juga tidak mungkin ditinggalkan begitu saja, tetapi banyak kok pekerjaan pekerjaan rumah yang masih bisa terjangkau oleh tangan kita sendiri. Seperti membereskan kamar, mencuci piring setelah makan, atau juga membersihkan toilet kalau ada waktu. Asalkan bisa cerdas membagi waktunya. Jadi bukan berarti harus meminta ortu memberhentikan mbak dirumah, melainkan tetap mengerjakan tugas yang terjangkau (jangan menurut kita sendiri ya, karena diri bisa egois) tanpa harus menyerahkan segala hal kepada mbak. Dan misalnya kalau sedang hari libur, boleh juga untuk meningkatkan level menyetrika atau mencuci dll (kalau saya yang homeschooler sih ya.. lebih punya banyak waktu. jadi saya sepertinya memang sudah ditakdirkan untuk lebih banyak masuk ke area pelatihan diri akan pekerjaan rumah wahahahahaha).

baiklah kalau begitu, ayah sudah masuk ke kamar (dengan meninggalkan tumpukan baju lecek di keranjang yang dibawa ke depan TV tadi untuk disetrika). Waktunya memberikan keajaiban bagi pagi ayah besok.
Semoga kita MAU, untuk melakukan perubahan tata kerja dirumah sendiri ya. bekal masa depan lah.. :D

Selamat malam, salam beres-beres

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Secret Obsession

hmh, terdengar sedikit aneh/horror gimana gitu ya sepertinya?
maksud saya disini bukan seperti 'memuja sekte' atau hal-hal horror seperti itu ya.
pernah tidak anda punya obsesi rahasia seperti, misalnya anda laki-laki, tapi terobsesi dengan hal-hal yang lucu dan manis. Eh, itu umum deng ya? (di bleach ada Chad :p tapi gaparah sepertinya. uryuu ishida juga suka ngejait. o itu normal deng ya).
Maksud saya yang lebih aneh lagi. seperti.. mengidolakan teman? oh itu jauh dari aneh, tapi kalau ceritanya dibuat jadi 'aneh' yaa, bisa juga mungkin ya.
wah.. penjelasannya rumit dijabarkan.
saya punya teman, teman saya kenal teman saya yang lain yang saya obsesi-kan. katanya, itu aneh wahahahahahahaha.

inti post ini, saya mengidolakan.

selamat menikmati makan malam, salam obsesi

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tentang sobat

Saya bisa dibilang bukan tipe anak yang bisa bergaul dengan teman seumuran dengan cepat (walaupun adik saya level nya dibawah saya). Dan bisa dibilang juga gadis yang memiliki wajah tidak begitu ramah (adik tidak, saya iya), dulu. Sebenarnya tidak seburuk yang anda kira (mungkin), tapi keseringan memang begitu. Tetap tidak setelah saya ikut aktif bergabung dalam sebuah komunitas.

Homeschooling sudah menjadi pilihan akhir saya. bukan paksaan ortu, bukan paksaan tchaikovsky. pertanyaan ter-umum yang selalu saya dapatkan setelah pertanyaan "sekolahnya dimana?", yaitu "terus, bersosialisasinya gimana dong?". Pertama, bu, untuk sosialisasi kanan kiri juga banyak orang, tergantung karakter. Lebih detail adalah, sosialisasi bukan hanya dengan anak-anak seumuran seperti disekolah formal kan? Untuk saya sih masuk akal saja, karena beli permen atau mendaftar di perpustakaan juga bersosialisasi. Tapi saya rasa jawaban itu belum cukup memuaskan ya? paradigma. ya.. paradigma..........lama. (get it? get it?)

. . . intinya ya biasanya orang dewasa sering kali berpendapat bahwa 'belum seumuran dan tidak banyak dan tidak bertemu setiap hari, belum sosialisasi untuk anak sekolah'.
Oh tak apa, karena sekarang mereka sudah dapatkan jawaban yang (mungkin) memuaskan, setelah saya ikut aktif dalam satu komunitas homeschooling yang berjudul BERKEMAS.

Komunitas homeschool BERKEMAS dipimpin oleh salah satu teman bunda, yaitu ibu Yayah Komariah. Dan sekarang sudah berkembang dengan anggota yang lumayan banyak.
Setelah saya ikut aktif kedalam kelas tingkat 10 di komunitas ini, keuntungan yang didapat terbesar adalah (tentu saja) : teman. oke, diulang. teman-teman.
bukan berarti saya friendless sebelum ikut kedalam komunitas, saya ini mantan anak formal lho ya, tetapi setelah beberapa lama belajar dirumah yang hanya dengan guru private dan Ody, adik saya, akhirnya saya aktif kembali kedalam suasana kelas. Sama sekali tidak penuh dengan keformalitasan, dan jam belajar yang tidak extreme, tetapi tetap menyenangkan. Ada kakak-kakak kelas dan adik-adik kelas juga. Tidak jauh berbeda dengan sekolah formal, disini kami juga sering kali membuat events, dan enggak lupa hang out bareng. oke kembali ke sobat,

Setiap anak berbeda. Punya bakat, sifat, kebiasaannya masing-masing. Dan disini, selain baju yang dipakai selalu berbeda, masing-masing orang juga memancarkan warna yang berbeda. dan tentu, istimewa.
Tidak jarang saya membuat tugas bahasa inggris (saat belajar 3 bulan lebih di Pare-Kediri) menggunakan nama mereka. Menuliskan ciri-ciri, sifat, hal kesukaan mereka adalah hal seru tersendiri untuk saya (dan Ody. sepertinya).
Contoh utama : Nur, Naufal, Dion, Nandika, Bilal, dan Yazid. Di Pare, mereka adalah bintang-bintang yang paling sering muncul dalam tugas mengarang dan pernah, tugas mind mapping saya (tenang dek, nama lo juga masuk).
Mereka masuk kedalam list pelangi saya :))

Nur. Nama panggilan : enur (wakak, pakek E), hasan. simple saja, always made my days. selalu lucu bahkan saat dia sama sekali sedang tidak melontarkan lelucon (seperti saat sedang mengunyah makanan atau minum memakai sedotan). the light of life. oh, dan gigi bayi serta penular virus shinee.

Naufal. Nama panggilan : Oppa, nopal, na-u, dll. sangat akan menjadi ayah yang hebat suatu saat nanti. suka dan sayang pada anak kecil dan mereka juga suka padanya. Yang paling patuh pada agama. Suka baca komik, dan membuat komik. Kadang kekanak-kanakan gak jelas (seperti berputar-putar mengelilingi tiang, masuk kedunia lain saat menggambar dan bicara sendiri saat menggambar.) Anime. Kamen Rider. The wise guy. Penular virus Ponyo.

Dion. Kuat (dengan sangat sangat) dalam sejarah. terutama sejarah Indonesia. sangat cinta bangsa, kritis, dan selalu berfikir positif (dan polos) walaupun dijahili. Walau begitu pendapat2 dan fikirannya yang cerdas tidak pergi kemana-mana. Oh, pernah suatu hari, saat kami masih menjadi anggota pejuang Pare, kami sedang makan siang bersama sambil membicarakan apa saja yang sudah kami dapatkan selama di Pare dan gambaran2 masa depan, bersama bunda saya yang menjemput kami untuk pulang beberapa hari kemudian. Ada satu kalimat yang saat itu Dion katakan, yang membuat kami bersorak dan tentu saja, kagum. Dion berpendapat, bahwa " Ternyata tidak selamanya kita hidup di satu tempat". (ibumu yon, beliau orang yang hebat. sungguh, gue serius).

Nandika. Nama panggilan : dayday. Hampir sama dengan Nur, selalu membuat suasana penuh tawa. Menulari tawanya sendiri ke orang lain, menyenangkan (hampir tidak pernah tidak ada tawa saat dia ada didekat kami). Memancarkan auranya yang bisa mengenai orang (tepatnya, maghfi dan audy. misalnya kalau lagi bad mood, jadi ikutan loyo). Model peringkat paling utama bagi kamera saya. Baru saya ketahui, bahwa karya tulisan berjenis scipt ciptaannya, salah satu hal yang memukau bagi saya. Penular virus Jason Mraz ke saya dan Ody (sama Nur juga ya nur ya?).
The king of joy, happiness, and of course, laughter.

Bilal. Nama panggilan : bil (tentu saja), kadang jabil, dll (tanya anak cowok). Berkemauan kuat, gak gampang nyerah, dan punya cita-cita yang sudah tersusun rapih. Anak sulung dari pemimpin komunitas kami. Sangat suka belajar, sangat otak kiri, sangat.. bilal. Simple, dan (sepertinya) butuh bantuan akan fashion :)
Awalnya saya kira dia over serius akan belajar tanpa mau gangguan, tapi sepertinya tidak begitu ya bil ya?
sangat mengagumkan di Taekwondo. Lele (tanya anak cowok, saya sendiri tidak mengerti). Suka gitar dan selalu menganggap permainan piano berantakan saya mengagumkan (terimakasih). The brainy one.

Yazid. Nama panggilan (dari saya) : nak..
Dimata saya, bayi (maaf, iya iya tau, gak suka digituin. tapi kenyataan). Bukan dalam artian 'si manja' atau kekanakan, melainkan, kalau lihat matanya, serasa mendapatkan kebutuhan tersendiri untuk mengasuh, membimbing. Ya taulah, peran ibu. entah kenapa, jangan tanya. Suka musik, walaupun perbedaan aliran dengan saya sangat langit dan bumi. Kalau bertemu, pasti selalu muncul lirik-lirik lagu yang dibuat oleh bunda saya yang didedikasikan untuk Giffar, si sulung dikeluarga. Judulnya, "Oh anak". (ehm, mau nyanyi nih. Ga apal sih. Oh anak.. kau-lah si telaga.. bening matamu, teduhkan jiwa.. oh anak, kau-lah cahaaaayaaa.. kulayari semuaaa kesalahankuu, dimasa laluu.. bersamamu menjemput, sebuah hari depaaaan.. terus bagian choir-nya. ehm, arti kehidupaaaaaaaaan)

Dan Ody. (please God, jangan sampe dibacaa odaay jangan ampee deeeeeh). Hal kesukaan, pakaian, genre musik, barang, hampir semua hal dari dulu tidak jauh berbeda. Tapi sebenarnya kami sangat berbeda. Ody lebih ke otak kiri, lebih mirip ayah. Tingkat belajar, diatas saya (wakakakak). Pendiam, malu-malu kucing (didepan saya, lempar bantal). But for sure, she's everything. (uda yee, kagak ada yang manis2 lagi yee, sekali aje.)

tambahan :
Azka. Nama panggilan : ka, azuka. Terlahir untuk menjadi genius yang gaul karena ia seorang pecinta manga. Anggota baruu (lebih tepatnya baru untuk saya dan ody). Cantik, dan sedikit horror (wakak). Penular virus manga, dan penyebab tertawa sendiri-nya ody saat pegang handphonenya. ZOEMANIA WOOOT!!!

--(mohon maaf, foto belum tersedia. untuk saat ini, paparazzi belum beraksi untuknya)--

Dan teman-teman lain yang belum saya sebutkan disini, mereka semua punya warna megahnya masing-masing. Terimakasih sudah meramaikan hari :)

Penyebab timbulnya keinginan untuk menceritakan teman-teman pada malam ini, timbul saat sekali lagi yang entah sudah berapa kesekian kalinya saya bernostalgia kembali ke hari-hari menyenangkan dengan wajah mereka yang tetangkap oleh kamera saya.
Yaya, semestinya tulisan ini dibuat dari dulu, tapi mohon maaf, kekurangan saya adalah menunda, dan lupa. Semoga bisa diubah, secepatnya.

Mungkin terkadang kita menganggap bahwa kita akan baik-baik saja dalam kesendirian, tetapi tanpa teman, pasti hal-hal akan berjalan lebih sulit dari yang dibayangkan. They're priceless..
Thanks guys, for everything.


"ooh.. homeschool. lalu sosialisasinya gimana tuh?"

"sekarang di Jakarta sudah banyak berdiri komunitas homeschooling yang juga menyediakan tempat untuk belajar seperti halnya kelas-kelas di sekolah formal. Bedanya, kalau informal tekanannya tidak berat. Dan seperti sekolah biasa, disana kami memiliki teman-teman juga." jawab saya.


Selamat malam, salam hangat.
Have a nice dream for all of you, my friends
oh and once again, HAPPY BIRTHDAY for Andrea Kirana Jane, we love you so so much

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Yang buruk pada malam hari.

sebenarnya bukan hanya pada malam hari, tapi pembakaran sampah adalah racun. Sekarang, saya sedang menjadi ninja. Lebih tepatnya, pakai masker hitam ayah yang biasanya dipakai untuk naik si scorpion. Tetangga, cepat pakai masker ninja!

selamat malam, salam masker.

hmmh, leherku yang terlalu besar, atau ukuran maskernya yang memang kecil ya.. ouch.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Setelah virus Nur, datanglah virus azka

simple. Manga.

terutama orang yang dibawah ini

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

JOJO !!

Saya suka SHINee. bisa dibilang newbie di shawol. hal ini dimulai ketika saya pergi ke pare. Tinggal satu atap dengan Nur membuat korea masuk kedalam list lagu favorit saya dan ody, dan ternyata, kami tidak keberatan. Tentu saja klasik tidak mungkin ditinggalkan, hanya saja dia memiliki teman baru di song list handphone saya.

Nur sukses dengan lancar menularkan virus korea kedalam kamar kos, dan cucu eyang Yusanto (pemilik jl. anggrek 11A), Shafia, juga ikut tertular virus tersebut. Percaya tidak percaya, kamar ini kadang berubah menjadi dance studio. Nur juga menularkan beberapa jenis virus seperti Super Junior atau B2ST. SuJu lumayan menular, sedikit. Begitu juga dengan B2ST. Tapi SHINee, sepertinya sudah masuk ke darah. okey berlebihan.
Kak ody selalu bilang cowok2 korea itu banci. Operasi ini itu (dia juga bilang kalau BBF itu singkatan dari Banci Banci Funny -,-). Bukan cuma kakak, begitu juga bunda, kakak Giffar (pernah), dan sepertinya ayah yang pernah bertanya "itu perempuan atau laki-laki?" juga beranggap demikian (dad, kalau yang itu cantik alami --> taemin). Yah.. jujur, emang -,- tapi untuk shinee, mereka punya akses VVVVVVVIP dari kami berdua.
oyaa, biarkan saya memperkenalkan anggotanya sedikit.

* Lee Jinki (이진기), tanggal lahir: 14 Desember 1989 (umur 21) , dikenal dengan nama panggung: Onew (온유). Ia adalah pemimpin Shinee sekaligus anggota tertua, bakatnya ditemukan dalam audisi "2006 S.M. Academy Casting".[33] Onew bekerja sama dengan Lee Hyun Ji, mantan anggota Banana Girl untuk lagu Hyun Ji, "Vanilla Love". Selain itu ia berduet dengan Jessica Girls' Generation dalam lagu "One Year Later".[34]

* Kim Jonghyun (김종현), tanggal lahir: 8 April 1990 (umur 20), umum dikenal sebagai Jonghyun adalah vokalis utama Shinee.[35] Ia ditemukan ketika mengikuti audisi "2005 S.M. Casting System".[33] Sebelum bergabung dengan Shinee, Jonghyun pernah berduet bersama Zhang Liyin menyanyikan lagu "Wrongly Given Love" (交错的爱) untuk album pertama Zhang Liyin, I Will.[33]


* Kim Kibum (김기범), tanggal lahir: 23 September 1991 (umur 19), dikenal dengan nama panggung Key (키) adalah vokalis dan salah seorang rapper Shinee.[33] Ia adalah atlet ski air di Sekolah Menengah Dae Gu Young Shin.[36] Bakatnya ditemukan ketika mengikuti audisi "2005 S.M. National Tour Audition Casting".[33] Sebelum bergabung dengan Shinee, Key dimunculkan sebagai figuran dalam film Super Junior, Attack on the Pin-Up Boys.[37] Key juga menjadi bintang tamu untuk rekan sesama perusahaan rekaman bernama Xiah untuk album solo "Xiahtic".[38]

* Choi Minho (최민호), tanggal lahir: 9 Desember 1991 (umur 19) atau biasa dikenal sebagai Minho bertugas sebagai rapper Shinee. Ia ditemukan dalam audisi "2006 S.M. Casting System".[33] Sebelum bergabung dengan Shinee, Minho adalah model produk busana "Seoul Collection F/W 08-09" dari Ha Sang Baek pada Maret 2008.[2]Ia juga muncul dalam video musik Gee dari Girls' Generation.[39]

* Lee Taemin (이태민), tanggal lahir: 18 Juli 1993 (umur 17), umum dikenal sebagai Taemin adalah penari utama sekaligus anggota termuda Shinee.[35] Ia juga ditemukan sewaktu mengikuti audisi "2005 S.M. Open Weekend Audition Casting ".[33] Pernah berakting dalam komedi situasi MBC TaeHee HyeGyo JiHyun (태희혜교지현이) sebagai Junsu.

*sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Shinee

Nur, dia sepertinya mencintai Taemin dan perasaannya tidak pernah berubah.
Ody, well, awalnya dia tertarik pada Jonghyun, tapi lama-lama dia lebih suka Key. Dan sekarang, Onew
Saya, MinKey. Minho dan Key. ditambah Onew. Tapi sekarang lebih ke OnKey.
(aneh, kalau di hollywood ini kan dipakai untuk pasangan (Seperti ZaNessa untuk Zac dan vanessa, atau SelJus, untuk selena dan justin mungkin? Atau Jemi atau DemJoe untuk Demi dan Joe .DemJoe atau Demo. MUAHAHAHAHAHHAHAHAHAHHA~~!!XDXD lupakan.))

Yah memang sih kalau difikir emang agak ketinggalan jaman tau shinee nya baru tahun ini, tapi tak apalah.
oya, dan alasan kenapa saya menciptakan post ini sebenarnya hanya mau membagi kebahagiaan saya, bahwa saya menemukan sheet piano untuk salah satu lagu Shinee yaitu "Jojo", dan situs 'How to Play'-nya di http://www.onlinepianist.com/songs/piano_tutorials/1390/JoJo-Shinee.php
dan yang lebih bahagianya lagi adalah, saya sudah bisa memainkan lagunya di piano (walaupun baru awal-awalnya dulu)

okay, selamat malam. salam shawol

p.s.

thanks nur video

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

saya kembali !! . . . krik.

post kali ini adalah salah satu pos yang tergolong menginformasikan kembalinya penulis blog tersebut setelah lama tidak menyentuh blog nya sendiri. kurang begitu penting, tapi masuk kedalam bagian blog-mem-blogging. mungkin. lupakan.

baiklah, mari kita becerita sedikit kalau begitu.

sekarang saya sudah kembali dari desa tercinta Pare-Kediri. setelah kurang lebih 3 bulanan menimba bahasa disana, akhirnya saya berpisah juga dengan sepeda hitam tercinta. oyaya tentu saja berpisah dengan keluarga kedua saya, eyang yusanto, eyang ti, shafia, adil, jibril, tante yuli, mbak sri dan semuamua yang ada di jl. Anggrek 11A (hiks. sungguh saya rindu kalian).
di jakarta, kegiatan utama yang benar-benar tidak boleh bosan dan lengah dilakukan adalah mengejar pelajaran yang sudah cukup lama ditinggal. hey hey, tidak segampang itu, saudara.
tentu bagian paling menyenangkan dari kembali ke kelas adalah bertemu teman-teman dan sahabat. Nur, yang ditengah-tengah pulang akhirnya bisa saya recoki lagi (hey itu manis kan?). Dayday, yang pulang diawal-awal dulu akhirnya bisa dengar lelucon dan tawanya lagi. Dan tentu saja masih bisa berkumpul dengan ketiga penghuni paling akhir di pare, nau bil yon. Dan bertemu wajah-wajah baru, yang salah satunya saya kagumi, Azka. nama lengkap, unknown. She's kinda cool you know. a genius brainy girl, who loves blood. hahahaha, gara-gara dia, saya jadi kenal Sebastian Michaelis. senangnya XD
kabar baru selain keadaan kelas yaitu bunda dan tim-nya membuat tour dan travel bersama (semoga terus lancar amin yaa Rabb!). Dan juga Tchaikovsky tercinta (salam meong DENGAN HORMAT), yang telah keluar dari jalur kebangsawanan yang disebabkan oleh kucing garong (mreaow). mas berader al yang buka warung ayam (semoga terus lancar dan gak kecapean yang disebabkan kegiatan berat lainnya. lindungi dia ya Rabb, amin). Daaaan, akhirnya.. SAYA BISA MELANJUTKAN VALSE OP. 64 NO. 2 - CHOPIN lagi! terimakasih untuk kak nou yang bersedia membimbing pelajaran piano saya. lagi.
masih merindukan kak Ara yang hebat (semoga selalu dapat lindungan penuh dari Allah, amin).
Kamar tercinta.. penuh buku dan barang.. tetap wangi dengan little tree yang disangkutkan di pinggiran AC.. lemari putih oranye yang keren.. lukisan lama yang konyol tapi membanggakan (bagi bunda).. akhirnya kami huni kembali setelah lama.
E! yang tidak penting tapi asik, disney channel yang selalu menayangkan mr. bean live action yang entah sudah berapa milyar kali diulang, star world, sofa oranye.. Alhamdulillah. nikmat apalagi yang engkau dustakan..
Yaa Rabb..
oya, satu kabar yang tidak berubah dari pare dan depok adalah, karena ayah memutuskan untuk membuat kami tetap mandiri, maka mbak dikirim ke rumah kakek. bagus. nyuci sendiri. selamat berjuang.............. ody.
MUAHAHAHAHAHAHAHAHAHA~~!!! canda.

selamat menikmati petang. salam ponyo

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS